print friendly version
Testimoni & Cerita Sukses Pasien15 Maret 2006Dokter Singapura membantu memelopori operasi bedah lutut yang efektifOperasi bedah dengan bantuan komputer telah memudahkan kerja dokter untuk proses penggantian lutut parsial pada lutut yang terkena arthritis. Operasi bedah ini memberikan efek penggantian lutut yang lebih tahan lama dan juga mempercepat waktu penyembuhan pasien.Gambar digital yang mendetail yang diambil dengan bantuan sensor infrared, membantu ahli bedah untuk menentukan posisi implantasi yang akurat di lutut dan dalam proses penyambungan jaringan-jaringan.Tehnik invasi minimal ini dikembangkan oleh ahli bedah Yeo Seng Jin dari Singapura dan enam ahli bedah tulang lainnya dari Inggris, Amerika Serikat, Italia, Belanda dan Australia.Tehnik ini di dikembangkan oleh beberapa insinyur software dan hardware dari pihak supplier alat-alat implantasi, Depuy.Dr Yeo, 45, seorang konsultan senior ahli bedah tulang dari Singapore General Hospital (SGH), mengatakan:' Prototype harus melewati beberapa modifikasi terlebih dahulu. Kami juga telah memakai system ini pada beberapa anggota badan percobaan. Terlebih lagi, kami mempunyai hasil X-Ray dan CT Scan daripada bedah percobaan yang kami lakukan pada pasien kami.'Dr Yeo menggunakan tehnik ini untuk menggantikan lutut secara parsial, sebuah operasi yang ditujukan untuk memindahan bagian tulang rawan yang paling rusak saja dan menggantikan bagian tersebut dengan bagian buatan. Dia juga mengatakan bahwa metode dengan bantuan komputer ini sangat membantu dalam mengurangi kesalahan karena tingkat akurasinya yang lebih baik, hingga 1 mm, yang tidak mungkin dapat dicapai oleh mata manusia.Dr Yeo mengatakan,'Prinsip dasar daripada tehnik ini adalah untuk meningkatkan akurasi daripada penjajaran jaringan-jaringan lutut,'Dia mendemonstrasikan tehnik ini melalui satelit kepada 117 ahli bedah lutut lainnya di Roma, Eropa minggu lalu. Dia sebelumnya juga sudah menunjukkan tehnik ini melalui satelit kepada ahli-ahli bedah di Barcelona.Sekitar 1,200 operasi penggantian lutut dikerjakan di SGH tahun lalu. Dr Yeo mengatakan bahwa 15 persen daripada lutut yang mengalami osteoarthritis cocok untuk menjalani operasi penggantian lutut parsial. Dia sendiri sudah menangani 100 operasi lutut dengan bantuan komputer sejak tahun 2004.Pasien yang proses bedahnya ditransmisikan melalui satelit hari Kamis lalu adalah seorang pensiunan bernama Phay Phui Leong, usia 74 tahun. Ketika The Straits Times, surat kabar lokal, mengunjunginya di rumah sakit sehari setelah operasi, dia sudah dapat berjalan dengan bantuan tongkat. Dia sangat terkejut ketika dia sadar bahwa dia sudah dapat menumpu berat badannya pada kaki kirinya tidak lama setelah operasi.'Saya sudah menjalani bedah penggantian lutut total dengan menggunakan metode konvensional di tahun 2002 di rumah sakit lain. Saya mengalami kesulitan melekukkan dan meluruskan lutut saya, dan hanya dapat membengkokkannya setelah menjalani fisioterapi selama 2 bulan. Tapi kali ini, saya sangat senang karena saya bisa pulih dalam waktu yang sangat singkat,' kata pecinta golf ini. Dr Yeo menjelaskan bahwa Phay Phui Leong akan menjalani proses penyembuhan sekitar 6 minggu sebelum dia dapat bermain golf kembali.Hasil analisa daripada tehnik yang dikembangkan oleh Dr Yeo ini akan dipresentasikan pada rapat tahunan American Academy of Orthopaedic Surgeons 2006 pada akhir bulan ini.MORE STORIES..Tidak Mengantuk LagiKankerku, Pilihan-pilihankuPada waktu kanker menyerang bagian tubuh yang paling jelas terlihat